Petani Moluo Butuh Akses Penyembarangan

Desa Tirto Asri-  Kawasan Moluo yang merupakan lokasi hamparan tanaman jagung dengan luas kurang lebih 150 Hekta yang terletak di Dusun Binakarya Desa Tirto Asri itu sejak lama sangat membutuhkan akses penyebrangan agar dapat mempermudah para petani untuk mengeluarkan hasil tanaman jagung mereka.

Selama ini untuk mengeluarkan hasil pertanian, Para petani kawasan Moluo tersebut dengan nekatnya menggunakan akses Gerobak sapi yang di gunakan untuk mengangkut hasil pertanian dengan melewati sungai dengan kedalaman 1-1,5 Meter.

Proses penyebrangan hasil Pertanian

Kebiasaan mengeluarkan hasil pertanian menggunakan gerobak sapi dengan melewati sungai tersebut sudah cukup lama mereka lakukan. ” Menurut pernyataan Bapak Trisatyo Latuda bahwa kegiatan tersebut memeng sudah ada sejak beliau menjadi warga Desa Tirto Asri pada Tahun 2004″.

Seluruh Masyarakat Petani yang berada di Kawasan Moluo tersebu sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah untuk dapat mencarikan sulusi agar petani di kawasan tersebut dapat melakukan penyebrangan tanpa harus mengorbankan jagung dan sapi mereka basah dengan air sungai.

RISKI GOLONGGOMO

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan